Friday, September 3, 2010

Obsesif

Peluklah diriku keras
Hingga bahu saling bertemu
Tak apa, sungguh tak apa
Takkan berkurang rinduku padamu

Desahanmu, musikku
Kubuat matamu berbinar
Tawa diantara nafas berderu
Rasakan tanpa kau sadar
Cumbu beradu teradu

Tidak mau lembut, haruslah keras
Tak cukup erotis, harus bombastis
Aku tak mau hanya platonis

Panggilku kotor, panggilku hina
Tak mengapa, sudah biasa
Asal setiap jengkal dirimu milikku

0 comments:

Post a Comment