Monday, February 14, 2011

Mendung

Aku rindu kelabu
Tanda datang dirimu
Kawan bulir gairahku
Yang berwarna biru

Usirkan debu benalu
Hentikan semua lagu
Takkan bisa tiru
Atau gandakan rindu

Tiga itu semu
Empat tidak gambarkan rindu
Lima hanya sapukan contoh semu
Enam akan berikan nyata hasrat padu
Puluh kutunggu tak kunjung berlalu

Maka kuhirup aromamu
Aroma rindu yang basahkan hembus
Dari tiap dedaunan yang membelukar
Ataupun parau yang berkelakar
Dengan rona seakan terbakar

Penuh tanya mengapa kau terkapar
Menunggu pualam jawabnya bergetar

2 comments:

  1. ntah knp merinding gw bacanya. love it!

    ReplyDelete
  2. thanks mu, haha.
    disana sering mendung ga? :D

    ReplyDelete