Aku rindu kelabu
Tanda datang dirimu
Kawan bulir gairahku
Yang berwarna biru
Usirkan debu benalu
Hentikan semua lagu
Takkan bisa tiru
Atau gandakan rindu
Tiga itu semu
Empat tidak gambarkan rindu
Lima hanya sapukan contoh semu
Enam akan berikan nyata hasrat padu
Puluh kutunggu tak kunjung berlalu
Maka kuhirup aromamu
Aroma rindu yang basahkan hembus
Dari tiap dedaunan yang membelukar
Ataupun parau yang berkelakar
Dengan rona seakan terbakar
Penuh tanya mengapa kau terkapar
Menunggu pualam jawabnya bergetar
Monday, February 14, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

ntah knp merinding gw bacanya. love it!
ReplyDeletethanks mu, haha.
ReplyDeletedisana sering mendung ga? :D